Welcome to my blog, enjoy reading.

Sabtu, 13 April 2013


UN…??? Siapa Takut…!

Oleh : Wildan Rasyid
Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Banyak orang takut dan resah ketika menghadapi UN (Ujian Nasional), kenapa? kenapa harus takut ???  Kalau kita tidak salah ngapaen harus takut? Iya bukan…! Rasa takut hanya untuk pencuri ulung yang  beraksi saat dalam kesempitan akal, dalam ujian alias penyontek, mereka takut, jangan-jangan waktu ujian tidak mendapatkan contekan, tidak ada teman yang bisa memberi jawaban, atau tidak mendapatkan tempat duduk yang strategis saat ujian. Sehingga mereka bukan takut tidak dapat menjawab soal-soal UN, namun lebih takut dengan posisi tempat duduk saat ujian nanti, dengan siapa ? sebelah kiri kanan, muka belakang siapa? Duduknya di sebelah mana? Dekat pengawas nggak? Itulah yang membuat para pencuri ulung itu takut dan cemas.
Tapi tentu, kita tak ingin jadi pencuri itu bukan? Karena mereka menggantungkan jawabannya mereka kepada orang lain alias lengong kanan-lengong kiri, muka atau belakang. Budaya itu harus dihilangkan sejak dini, apalagi saat UN. Seandainya orang yang kita contek itu tidak lulus, bagaimana dengan kita? Apakah kita juga mau ikut-ikutan tidak lulus, menjadi pecundang karena kebodohanmu sebelum berjuang? Tentu saja tidak bukan? Jadi jauh-jauhkanlah hal yang demikian itu.
“Persiapan Adalah Ibu dari Sebuah Keberhasilan”, begitu pituah mengatakan.Betul…! Keberhasilan seseorang tergantung pada bagaimana ia mempersiapkannya. “Hidup santai masa depan cerah” , kata-kata itu sangat tidak mungkin, that imposible only, tidak mungkin seseorang itu berhasil tanpa usaha, kerja keras, motivasi yang tinggi,  do’a dan sikap yang pantang menyerah. Untuk menghadapi UN, tentu kita harus memiliki persiapan yang matang, meliputi : mental, fisik yang kuat dan tentunya dengan ilmu yang mantap. Karena itu kita perlu memiliki strategi khusus dalam menghadapi semuanya, sehingga persiapan kita yang matang akan membuahkan hasil yang memuaskan yaitu sebuah keberhasilan dan kesuksesan.
Nah, berikut ini Strategi jitu untuk menghadapi Ujian Nasional, agar kita tidak tegang dan stress menghadapi Ujian Nasional (UN) yang dalam benak kita terbayang laksana menghadapi monsters yang menakutkan:

1.       Lakukanlah proses belajar secara continue, karena cara yang dikenal dengan SKS alias Sistem Kebut Semalam sudah Jadul. Tentu tidak mau juga usaha kita selama 3 tahun ini dibalasi hanya dengan nilai yang mengecewakan, atau bahkan mampu memupuskan harapan kita dalam menggapai masa depan. Tidak mau bukan…? Oleh karena itu, teruslah belajar, pantang menyerah…!
2.       Sebelum memulai proses belajar hendaklah kita menenangkan diri dan membersihkan pikiran kita terlebih dahulu dari berbagai permasalahan.
3.       Untuk sementara, jauhkan diri dari HP (handphone). Karena bagi anak remaja itu sangat banyak pengaruhnya dan dapat mengganggu konsentrasi belajar. Seperti untuk nelpon atau sms si dia,yang menghabiskan waktu, hingga larut malam. Untuk sementara, bukan gak apa-apa kalau bersabar dikit demi masa depan. “Kalau perlu putusin si dia”. Itu demi kebaikanmu, pilihlah kata-kata yang elok yang bisa buat ia mengerti dengan kita. Kita tentu tidak mau menyesal nantinya, kalau kita dinyatakan tidak lulus bukan…? Ingat! penyesalan itu akan datang pada kemudian harinya.
4.       Gunakan cara yang cocok untuk kita dalam menenangkan diri dan pikiran. Seperti : membaca Al-Qur’an secara rutin 2-5 halaman perharinya atau lebih. Shalat tahajjud, puasa senin kamis, dan usahakanlah melakukan shalat hajad. Shalat Hajad (permintaan), disanalah lebih baik untuk kita untuk bermunajat kepada Allah. Lakukanlah shalat ini pada malam hari. Setelah shalat dua rakaat, lalu sujudlah, baca istigfar 100 kali dalam sujud, shalawat nabi, Al-Fatihah, ayat kursi dan bacaan lainnya, seperti tiga kul alias surat Al-ikhlas, An-Nas, dan Al-Falaq. Semakin banyak kita membacanya, tentu semakin baik. Setelah itu barulah ucapkan do’a atau permintaan kita, dengan bahasa yang indah.
Usahakan shalat ini dilakukan selama 7 hari berturut-turut sebelum UN dan 7 hari sesudahnya. Ingat keikhlasan menentukan dikabulkannya do’a kita oleh Allah, Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Karena Dialah satu-satunya tempat untuk kita menyembah dan meminta pertolongan. Yakinlah….! Do’a kita insyaallah akan dikabulkan Allah. Karena Ia tidak pernah menyia-nyiakan do’a hambaNya yang beriman dan taat padaNya.
5.       Bagi-bagilah waktu yang kita gunakan dalam belajar. Kalau perlu kita buat daftar kegiatan yang akan kita lakukan pada hari ini. Pemanfaatan waktu yang tidak efektif akan menimbulkan kerugian buat diri.
6.       Pilihlah waktu istirahat untuk mengendorkan urat-urat saraf kita setelah lama digunakan untuk konsentrasi belajar.
7.       Jangan langsung melakukan aktivitas belajar setelah selesai mengikuti ujian. Hendaknya istirahat terlebih dahulu beberapa saat, sehingga hilang rasa sedih, kecewa, dan kesal karena tidak bisa menjawab soal-soal tadi. Dengan demikian, kita akan terhindar dari kecemasan menghadapi ujian selanjutnya. (Kuncinya jangan sampai kita terbebani dengan ujian tadi, lupakan itu, biarkan ia berlalu, sekarang tatap kedepan untuk hari esok. Karena, orang yang lemah itu adalah orang yang sibuk dengan apa-apa yang telah terjadi, tanpa menjadikannya sebuah motivasi.
8.       Bila menemukan materi yang sulit dipelajari atau untuk menghafalnya, maka bacalah materi itu sebelum tidur, Karena menurut penelitian, materi yang kita baca tadi akan terurai ketika tidur. Mengingat otak orang yang tidur itu lebih jernih daripada  otak orang yang terjaga. So, ketika bangun kembali kita bisa mendapatkan ide atau jalan untuk menemukan solusi untuk pelajaran yang sulit tersebut.

9.       Jangan begadang, tidur yang cukup. Karena itu akan membuat kita lemas dan ngantuk saat menghadapi ujian.
10.   Berangkatlah dengan perut berisi, maksudnya jangan biarkan perut ini kosong saat berangkat sekolah, makanlah terlebih dahulu. Tapi jangan terlalu kenyang, karena itu dapat membuat kita mengantuk.
11.   Hindari makanan berlemak, hindari minum kopi dan teh, karena itu akan membuat kita cepat haus dan kekeringan saat ujian.
12.   Datanglah ketempat ujian 10 menit sebelum masuk.  Karena kalau terlalu cepat obrolan teman-teman dan hal-hal lainnya akan dapat mengganggu konsentrasi kita. Namun jangan juga sampai telat, hal ini sangat berpengaruh pada psikologi atau kondisi jiwa kita, baik konsentrasi, pikiran dan emosional, akan membuat kita merasa cemas dan gelisah saat menjawab soal ujian.
13.   Jangan membahas pelajaran di sekolah menjelang ujian, karena itu akan memecahkan konsentrasi kita dan menghilangkan apa yang telah kita pelajari di rumah.
14.   Saat menerima kertas soal, ucapkanlah do’a, ”Bismillahi, la haula wa la quwwata illa billahi al-aliyyul adziimi. Allahumma laa sahla tawakkalnaa” (Dengan menyebut nama Allah, tidak ada daya dan kekuatan melainkan dari Allah Yang Maha Tinggi dan Agung. Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali Engkau yang buat mudah. Cukuplah Allah sebagai penolongku, hanya kepada Allah kami bertawakkal.)
15.   Bagilah waktu untuk menjawab soal-soal ujian. Berpandai-pandailah bermain dengan waktu saat ujian. Untuk itu usahakan bawa jam tangan saat ujian.
16.   Mulailah dari menjawab soal-soal yang dianggap mudah. Ini akan mendorong kita untuk  rileks dan percaya diri mengerjakan soal-soal berikutnya.
17.   Jangan pedulikan teman-teman kita saat ujian, konsentrasikan pikiran kita pada kertas soal dan jawaban.
18.   Jangan cemas bila teman-teman sedang menulis jawabannya, ketika kita masih berfikir.
19.   Jangan terganggu ketika melihat teman-teman  sudah selesai duluan, karena belum tentu mereka betul semua alias tidak ada yang salah. Jangan terpengaruh, mari kita gunakan semua waktu itu dengan baik, dengan mengkoreksi jawaban kita.
20.   Jika kita kembali cemas, maka ulangilah do’a di atas, mari kita pejamkan mata, ambil nafas, tahan untuk beberapa saat, lalu keluarkan pelan-pelan.

Strategi atau langkah untuk menghadapi UN di atas tentu saja sudah cukup akrap dalam telinga dan fikiran kita. Insya Allah dengan strategi diatas kita dapat keluar dari ruang ujian dengan lapang dada, pikiran tenang, dengan penuh rasa bangga dapat menjawab soal-soal dengan baik. Selanjutnya bertawakkallah pada Allah, serahkah semua kepadaNya, tugas kita sebagai manusia hanyalah berusaha…berdo’a…dan bertawakkal…, hasilnya urusan Yang Maha Kuasa, semoga berhasil...!




Minggu, 13 Januari 2013

Biodata Pribadi



Nama lengkap    : Wildan Rasyid
Tempat/tgl Lahir : Batusangkar, 20-12 -1992
Alamat              : Jln. Dt.Bandaro Kuniang, Kubu Rajo,
                          Lima Kaum, Batusangkar, Sumbar
Sekolah : Faculty of Pharmacy, Andalas of University, in Padang
Jenis kelamin : Laki-laki
Gol darah      : A
     
No.HP/Telp : (0752)7575221,  085274986692
Orang Tua ,
     Ayah : Jauhari, BA
     Ibu    : Dahermaiti, BA
Pekerjaan
Ayah : PNS (Pemda Tanah Datar)
Ibu : PNS (Pemda Tanah Datar)
Riwayat Pendidikan :
  •  SD N 04 Kubu Rajo Lima Kaum
  • SMP N 5 Batusangkar (Layanan keunggulan)Tanah Datar.
  • SMA N 3 Batusangkar (Layanan keunggulan)Tanah Datar.
  • Mahasiswa Faculty of Pharmacy UNAND Padang
Prestasi :
  • Peserta FLS2N Tk. Nasional Th 2010
  • Juara I FLS2N Tk. Provinsi Sumatera Barat
  • Peserta lomba Penulisan Cerita Remaja Islam (CERIS) tingkat Nasional .
  • Juara I MTQ tingkat Mahasiswa se UNAND th.2012
  • Juara I MTQ mahasiswa kesehata se-Kota Padang th. 2012
  • Juara II MTQ mahasiswa se-UNAND dan Politeknik Padang th 2011.
  • Juara I MTQ tk.SMA se Sumbar tahun 2010.
  •  Finalis LKTI tk. SMA Se-Sumatera
  •  Juara 1 MTQ Nasional tk. Kab.Tanah Datar.
  •  Juara 1 Karya Sastra penulisan Cerpen tk. Tanah Datar.
  •  Juara 1 MSQ tk SLTP se Sumbar
  •  Juara Harapan III MTQ Nasional tk.Prov. Sumbar di Pasaman.

Pengalaman :
  • Jurnalist Pramuka Sumbar, pada Koran Media Pramuka Sumbar dan Koran Dinamika Pramuka.
  • Pernah Mengikuti penulisan Cerpen tk.Nasional.
  • Menulis Artikel di media koran-koran (Serambi Pos, Singgalang,Haluan, Sriwijayapost,Palembang,dll)
  • Ketua Umum UKM PIKA Unand 2013-2014
  • BEM Fakultas Farmasi UNAND th.2013....
  • Ketua Anjangsana Farmasi UNAND 2012
  • Ketua BBMK UKM PIKA th. 2012
  • Ketua Divisi UKM PIKA th.2013
  • Panitia Seminar Nasional "Perkembangan Terkini Sains dan Farmasi Klinik"
  • Meraih  reward Bupati Tanah Datar Study Banding Internasional Siswa dan Guru Berprestasi Tanah Datar. (Malaysia - Singapore)
  • Anggota OSIS (koordinator SEKBID IMTAQ) T.P 2008-2009.
  • Anggota OSIS (koordinator SEKBID Budaya dan Sastra) T.P 2009-2010 .
  • Anggota TIM Pioner SMA N 3 Batusangkar th.2010.


Alamat E-Mail : wildan.rasyid@yahoo.co.id
wildanrasyidmosque.blogspot.com

Motto :“MeNgHarGAi WakTU AdaLah KuNci  
            KeberHaSiLanQ…!”


       

"Peran Pemuda dalam Dunia Farmasi"




Oleh : Wildan Rasyid
Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Andalas Padang

Salam Mahasiswa....!

Dewasa ini, berbicara mengenai pemuda, pemuda lebih dititik beratkan pada yang namanya mahasiswa, karena kebanyakan dari pemuda berprofesi sebagai mahasiswa. Secara umum mahasiswa merupakan salah satu bagian dalam masyarakat yang diberi kesempatan untuk mengenyam pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, sehingga masyarakat menganggap dan mengharapkan mahasiswa memiliki peran atau fungsi yang “lebih” pula dalam bermasyarakat.
Keberadaan pemuda sangatlah berpengaruh besar dalam segala aspeks dan bidang. Seperti halnya peran pemuda untuk memperjuangkan kemerdekaan negara dan bangsa ini. Begitu juga dalam dunia farmasi. Peran pemuda sangat diharapkan demi kemajuan pelayanan kesehatan, terutama dalam bidang obat,makanan, minuman dan kosmetika. Banyak slogan yang mengatakan “pemuda harapan bangsa”,  “pemuda penerus bangsa”. Hal ini mengindikasikan begitu pentingnya peran pemuda dalam kehidupan ini. Secara umum, mahasiswa ialah kaum muda intelektual yang memiliki 3 peran strategis, yaitu sebagai agen perubahan (agent of change), penyampai kebenaran (social control), dan generasi penerus (iron stock).
            Dalam dunia farmasi 3 peran ini sangat dibutuhkan, fungsi tersebut mengindikasikan
bagaimana peran besar yang diemban khususnya mahasiswa farmasi untuk mewujudkan perubahan dalam profesi kefarmasian dan apoteker di bangsa ini. Sehingga Ide dan pemikiran cerdas, dan penelitian seorang mahasiswa mampu meningkatkan kinerja obat, untuk pelayanan kesehatan guna menuju masyarakat yang lebih sehat, merubah paradigma yang berkembang dalam suatu kelompok dan menjadikannya terarah sesuai perkembangan sains dan teknologi. Sikap kritis mahasiswa sering membuat sebuah perubahan besar dan terkadang mampu membuat para pemimpin yang tidak berkompeten menjadi gerah dan cemas. Dan satu hal yang menjadi kebanggaan seorang mahasiswa adalah semangat membara untuk melakukan sebuah perubahan, yang dikenal dengan agent of change (pembawa perubahan).
            Untuk mencapai dunia farmasi yang maju dan berkualitas, yang mampu bersaing di kancah dunia internasional, diperlukan lulusan yang memiliki kualitas dan kompetensi tinggi ( Quality, integrity, dan profesionality), hal ini selaras dengan moto fakultas farmasi Universitas Andalas. Tentunya didukung dengan kurikulum pendidikan  yang berkopetensi, sehingga dapat bermanfaat dalam kebutuhan dunia kerja, disanalah eksistensi pemuda terlihat, terutama mahasiswa farmasi dibutuhkan. Hal ini mustahil akan terlaksana, dan teraplikasikan jika para pemuda farmasi bersikap acuh tak acuh, lembek, dan lemah dalam berjuang.
            Salah satu tugas besar pemuda farmasi sekarang ini adalah merubah paradigma tentang kurikulum farmasi sekarang ini, dimana perguruan tinggi farmasi sekarang ini kurang mampu merespon permintaan dunia kerja dalam menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang diinginkan dan sesuai dengan kebutuhan di masyarakat. Salah satu faktor penyebabnya ialah tidak adanya komunikasi yang berkelanjutan antara penghasil dengan konsumen. Jika diibaratkan perguruan tinggi sebagai produsen, dan rumah sakit, pabrik/industri (pemberi kerja) sebagai konsumennya.            
Kebanyakan perguruan tinggi farmasi berjalan dengan teori-teori yang notabene textbook tidak sejalan dengan realita dunia kerja hari ini. Tak salah dalam sebuah tulisannya Berly Surya Dharma mengatakan,”Miss-Link and Match” selalu mewarnai hubungan antara keduanya (produsen dan konsumen). Disinilah tugas generasi muda untuk merubah teori-teori farmasi yang selama ini dianggap sebagai dunia maya, sedangkan yang dibutuhkan itu adalah realita di dunia kerja.
Pemuda farmasi sebagai social control (penyampai kebenaran), ini sangat erat kaitannya bagaimana pemuda mampu menjelaskan kepada pasien tentang penyakit, mengenai obat yang diberikan, sehingga pasien merasa puas dengan pelayanan yang diberikan, dan mendapatkan penjelasan tentang penyakit yang dideritanya. Hal ini sehubungan dengan fungsi farmasi di bidang klinis, sesuai dengan keberadaan seorang farmasis sebagai patient oriented, bukan drug oriente.
Selanjutnya pemuda farmasi sebagai iron stock (penerus). Sejak zaman dahulu baik sebelum, maupun sesudah hipocrates memperkenalkan farmasi, sudah banyak penemu-penemu obat di jagat raya ini, tak terhitung lagi senyawa aktif, yang dapat dimanfaatkan sebagai obat yang telah ditemukan oleh para peneliti/pakar obat. Sampai sekarang pun masih banyak obat-obat baru yang ditemukan. Semakin maju peradapan, maka penyakit manusia juga semakin maju, baik itu yang disebabkan oleh bakteri,virus,jamur, ataupun organisme lainnya. Arti kata obat yang digunakan juga harus obat yang maju, oleh karena itu haruslah ada peneliti-peneliti muda, yang harus mampu menghasilkan obat-obat yang berkualitas tinggi dan efisien tinggi. Pemuda intelektual, berkualitas, dan berkompetensi tinggi sangat dibutuhkan demi kemajuan obat (farmasi), untuk membantu mengobati berbagai macam penyakit yang di derita masyarakat.
Dalam dunia penelitian, baru-baru ini juga ditemukan Urine sebagai pengganti Bahan Bakar yang dapat menghasilkan listrik,  sangat mengejutkan penemunya adalah dua orang pemuda dari Malang. Penemuan ini juga mengejutkan dunia, pada bulan April 2012 dalam ajang lomba teknologi International Young Inventors Project Olympiade (IYIPO) di Tbilisi, Georgia. Mereka menjadi duta Indonesia untuk berkompetisi dengan 40 negara yang terdiri dari 101 peserta, alhasil mereka berhasil memperoleh medali emas. Prestasi yang sangat membanggakan.
Penemuan-penemuan baru inilah yang diharapkan dapat tumbuh dan berkembang dalam diri pemuda,khususnya mahasiswa farmasi. Kinilah saatnya yang muda berbuat, bertindak dan menunjukkan inovasi-inovasi baru, dengan penemuan-penemuan baru,khususnya di dunia kita farmasi. Maju terus pemuda…! Jadilah pemuda famasis yang menjadi tuntunan di masyarakat, bukan hanya menjadi tontonan belaka. 

Salam Mahasiswa…!

"Manjadda Wajadda"


Rahasia Dibalik Keberhasilan Drs. Marjohan, M.Pd
Sebagai Guru SMA Berprestasi Nasional 2012, penerima penghargaan presiden RI

                                                                 Oleh : Wildan Rasyid
                                       Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Andalas Padang

                             Foto penulis dengan Drs.Marjohan,M.Pd, saat bertamu di rumah penulis
                                                      di Parting, Batusangkar, Sumbar.

       Tak ada yang menyangka, dan tak ada yang mengira bapak Marjohan, guru SMA Negeri 3 Batusangkar, (program layanan keunggulan Tanah Datar) ini keluar sebagai pemenang 1 guru berprestasi nasional, dalam rangka pemilihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Berprestasi 2012 yang diselenggarakan oleh Kemendikbud. Bahkan bapak Marjohan sendiri sedikit ragu dengan apa yang telah beliau raih, seperti sebuah mimpi. Namun itu memang benar keberhasilan beliau telah membawa harum nama baik guru Sumatera Barat, terutama SMA Negeri 3 Batusangkar (program layanan keunggulan Tanah Datar), yang dikepalai oleh bapak Drs.H Rosfairil, MM.
            Setiap orang pasti bertanya-tanya kok bisa sih ??? Manjadda Wajadda. Itu jawabannya.
 Siapa yang berusaha, pasti ia yang akan menuai hasilnya. Drs.Marjohan, M.Pd, bapak 2 anak ini lebih akrab disapa Mr.Joe atau Uncle joe. Beranjak dari keseharian beliau sebagai seorang guru bahasa inggris di SMA Negeri 3 Batusangkar, yang merupakan sekolah Unggulan Tanah Datar,Sumatera Barat. Murah senyum, suka menyapa, “say to hello”, itulah kebiasaannya pada semua orang yang ia temui. Bicara dengan lemah lembut, sopan dan santun, seakan hidup tanpa beban sedikitpun. Tidak pemarah dan tentunya menjadi motivator bagi pelajar, para kaum muda dimanapun beliau berada. Maka tak salah, banyak pemuda menjadikan beliau sebagai guru idola. Hal itulah yang sering dikatakan beliau dalam berbagai talkshow nya, bahwa seorang guru haruslah memberikan teladan, contoh yang baik kepada murid-muridnya, tidak hanya menyuruh atau melarang ini dan itu nya, tapi memberikan contoh dan teladan, sehingga dengan sendiri murid akan ikut melakukannya, tanpa disuruh, tanpa dihardik ataupun bentakan, yang seharusnya tidak boleh dilakukan oleh seorang guru. Maka seorang guru yang pintar akan mampu menghasilkan anak yang pintar juga, karena kita telah menjadi idola bagi mereka.
Pada dasarnya kita diberikan waktu yang sama dalam sehari, 24 jam. Namun kenapa diantara kita ada yang berhasil, ada yang tidak berhasil?  Perbedaan itu ada disebabkan oleh adanya perbedaan dalam pemanfaatan waktu tersebut. Ada orang yang dalam sehari itu hanya banyak tidur saja, ada lagi yang menggunakan waktu-waktunya hanya untuk nongkrong di kedai, melamun, mimpi disiang bolong kata orang,  ataupun waktunya hanya habis untuk permainan/games, tanpa bisa memenej waktunya dengan baik dengan hal-hal yang bermanfaat dan mengandung pelajaran (edukasi). Tentu saja orang –orang yang mampu memenej waktu dengan baik,menggunakan waktunya untuk menggali potensi, minat dan bakat dirinya, pendek kata menggunakan waktu untuk hal-hal yang bermanfaat, tentu mereka itulah orang-orang yang beruntung, sesuai dengan Al-Qur’an (Al-‘ashr ayat 1-3)
Menghargai waktu, itulah kunci kesuksesan Mr.Joe dalam segala bidang kehidupannya. Dalam suatu pertemuan Mr.Joe mengungkapkan tidak banyak persiapan yang dilakukannya untuk mengikuti perlombaan guru berprestasi nasional, karena ide untuk mengikuti perlombaan ini saja bukan datang dari keinginannya, tapi dari bapak kepala sekolah Rosfairil, yang lebih dikenal dengan sebutan Abang. Bisa dibilangnya iseng-iseng. Namun dengan quality,integrity, competence, and capasity yang beliau miliki mampu mengantarkannya menjadi juara 1 guru berprestasi nasional 2012. Dahsyat…
Semua ini didukung oleh  kemampuan berganda yang beliau miliki, dengan menguasai 3 bahasa asing, bahasa inggris, bahasa Prancis, dan bahasa arab. Selain itu beliau juga seorang penulis, yang buku-bukunya sudah beredar di seluruh  indonesia, bahkan tulisan beliau juga sudah go to internasional (Prancis dan Australia). Maka tak heran lagi jika beliau dinobati sebagai Guru Berprestasi Nasional.
Berasal dari daerah terpencil bukan suatu halangan untuk maju dan berkembang, hal ini dibuktikan oleh Mr.Joe . Sebagai seorang guru teladan, beliau berprinsip, “Jika saya bisa berhasil, orang-orang disekeliling saya juga harus berhasil”, sehingga perannya di sekolah dan di sekitar tempat tinggal, layaknya seorang motivator, seorang inspirator desa yang berdedikasi. Sebagai seorang motivator Mr. Joe tidak pernah membeda-bedakan orang tak peduli apapun itu bidang dan profesinya, baik itu guru, dokter, farmasis, pengusaha, penulis, maupun pedagang, dimana ada usaha dan keyakinan, pasti ada jalan menuju kesuksesan. Prinsip inilah yang dipegang oleh Mr. Joe, sehingga ia mampu menerima segala keadaan, dan mampu menjadi idola bagi orang-orang dekatnya, terutama para kaula muda.
Membaca dan menulis adalah kebiasaannya sejak kecil. Ibarat sebuah teknologi manusia, membaca adalah inputnya, otak dan hati sebagai prosesornya, dan menulis adalah sebagai output. Walaupun kita sering membaca, tapi tidak pernah menuliskannya, maka sama saja halnya kita makan dan minum tanpa pernah mengekskresikannya, tentu itu akan berbuah suatu penyakit bagi kita. Maka beliau menyeimbangkan antara input dan output dengan “Membaca dan Menulis”
“Merdekakanlah diri dengan Membaca dan Menulis” sebuah pesan dari ibu Fauziah Fauzan (pimpinan Diniyah Putri Padangpanjang).
Seseorang yang memiliki rasa percaya diri yang mantap, maka ia akan bisa menghadapi semua tantangan yang ada di depan mata. Mungkin kita sering menemukan orang –orang pintar pada masa sekolahnya, tapi malahan ia tidak berhasil, iya kan…? Salah satu penyebabnya adalah sikap yang mudah stress dari mereka, takut kalau tidak lulus, takut kalau tidak diterima saat melamar pekerjaan, takut kalah saing, dan banyak kata-kata TAKUT lainnya yang menghantui mereka, sehingga mereka takut untuk mencoba. Alhasil tentu adalah sebuah kegagalan,  sehingga tak jarang mereka stress dan bahkan ada yang jadi gila, nauzubillahiminzaliq…!
Sebagai kepala rumah tangga, Mr. Joe tidak malu untuk bangun lebih awal dari istri, untuk melakukan pekerjaan rumah tangga. Bahkan tak jarang beliau mencuci pakaian, dan memasak untuk anak istrinya. Menurutnya istri adalah friend, sahabat untuk saling membantu,saling berbagi satu sama lainnya. So sweet…! Tidak terlepas anak beliau, bak kata pepatah, anak dipangku kamanakan dibimbing, urang kampuang dipatenggangkan. Lagi-lagi memberi contoh dan teladan menjadi cara jitu Mr.Joe untuk mendidik anak-anak. Sambil membaca/menulis ataupun bekerja beliau juga mengawasi anaknya belajar. sehingga sering kali beliau mengerjakan banyak pekerjaan dalam satu waktu. Bagi beliau lebih baik kita mengerjakan tiga pekerjaan dalam satu waktu, daripada satu pekerjaan dalam tiga waktu. Dengan demikian berarti kita sudah bergerak 3x lebih maju daripada orang.  “Jika kita ingin menjadi orang yang luar biasa, kenapa harus melakukan hal yang biasa? Iya bukan?” Begitu cara berpikir, dan keseharian yang beliau tekuni setiap harinya, maka tak heran jika kebiasaan itu mengantarkan beliau menjadi guru berprestasi nasional.

“Say NO To GALAU”


                                                             
                                                                Oleh : Wildan Rasyid
                                       Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Andalas Padang

 Taukah kita ! Kenapa banyak orang larut dalam kesedihannya...??? Hingga sulit utk bangkit, dan mengibarkan bendera kebahagiaan...???
 Istilah gaul sekarang ini "galau" yah...
banyak orang yg galau dewasa ini, ditengah zaman yang semakin edan. beratnya problema yang lagi dihadapi, kerasnya tantangan hidup, tingginya persaingan hidup. Tak jarang membuat orang menjadi patah asa, putus harapan, stress, galau tingkat tinggi, dll. Namun itu semua dapat kita atasi....!

 Apalah arti air jika tidak melepas dahaga...
 Apalah arti obat jika tidak menyembuhkan...
 Apalah arti hidup jika tidak membahagiakan...
 Apalah arti sedih kalau kita bisa bahagia...

 pertanyaannya apakah kita ingin bahagia... TENTU, bukan....? tpi masalahnya adalah, How ??? bagaimana caranya...
 Smart Solution :
 1. Bersyukur...! terkadang kita jarang mensyukuri apa yang ada, namun apa yang tiada sering untuk kita risaukan...! itu masalahnya... jdi selalulah bersyukur... caranya???
Nabi berpesan : "Utk urusan akhirat lihatlah ke atas, namun utk urusan dunia lihatlah ke bawah" (terjemahkan) maka dg itu kita tak akan merasa iri, dengki, dan gelisah lagi dg nikmat Allah atas orang lain

2. Gunakan teknik canggih yang namanya "Anchoring" maksudnya gmn sih...?
begini nih... coba jawab pertanyaanku dulu ya...
 Kalo kita sedih or lagi galau tuh, yang kita ingat itu apa...???
kebanyakan remaja menjawab , "Kalau dalam sedih dan galau itu saya sering mengingat peristiwa sedih lain yang pernah saya alami, sehingga saya merasa tak ada orang yang peduli dengan saya,bahkan saya merasa menjadi orang termalang di dunia" iya atau iya...? (iya kan...???)
            Maka hal ini harus ditolak dengan teknik "Anchoring", yaitu mengingat hal-hal bahagia saat dimana kita menjadi orang yang sangat berharga dan dihargai, seolah-olah kita adalah makhluk yang paling beruntung di dunia....! maka InsyaAllah stamina bahagia akan kita dapatkan, dan kita akan kebal dengan yang namanya "Internal Teroris"... Karena kita sudah dapatkan "Antibodi Super power" Selamat mencoba... mudah-mudahan bermanfaat....!
salam sahabat (Pujangga Kecil --> WIRAS)
 MAri teriakkan,,,,
"Say No to Galau !!! "