Sabtu, 13 April 2013
UN…???
Siapa Takut…!
Oleh : Wildan Rasyid
Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Andalas
Banyak orang takut dan resah ketika menghadapi UN
(Ujian Nasional), kenapa? kenapa harus takut ??? Kalau kita tidak salah ngapaen harus takut?
Iya bukan…! Rasa takut hanya untuk pencuri ulung yang beraksi saat dalam kesempitan akal, dalam
ujian alias penyontek, mereka takut, jangan-jangan waktu ujian tidak
mendapatkan contekan, tidak ada teman yang bisa memberi jawaban, atau tidak
mendapatkan tempat duduk yang strategis saat ujian. Sehingga mereka bukan takut
tidak dapat menjawab soal-soal UN, namun lebih takut dengan posisi tempat duduk
saat ujian nanti, dengan siapa ? sebelah kiri kanan, muka belakang siapa?
Duduknya di sebelah mana? Dekat pengawas nggak? Itulah yang membuat para
pencuri ulung itu takut dan cemas.
Tapi tentu, kita tak ingin jadi pencuri itu bukan?
Karena mereka menggantungkan jawabannya mereka kepada orang lain alias lengong
kanan-lengong kiri, muka atau belakang. Budaya itu harus dihilangkan sejak
dini, apalagi saat UN. Seandainya orang yang kita contek itu tidak lulus,
bagaimana dengan kita? Apakah kita juga mau ikut-ikutan tidak lulus, menjadi
pecundang karena kebodohanmu sebelum berjuang? Tentu saja tidak bukan? Jadi
jauh-jauhkanlah hal yang demikian itu.
“Persiapan Adalah Ibu dari Sebuah Keberhasilan”,
begitu pituah mengatakan.Betul…! Keberhasilan seseorang tergantung pada
bagaimana ia mempersiapkannya. “Hidup santai masa depan cerah” , kata-kata
itu sangat tidak mungkin, that imposible only, tidak mungkin
seseorang itu berhasil tanpa usaha, kerja keras, motivasi yang tinggi, do’a dan sikap yang pantang menyerah. Untuk
menghadapi UN, tentu kita harus memiliki persiapan yang matang, meliputi :
mental, fisik yang kuat dan tentunya dengan ilmu yang mantap. Karena itu kita
perlu memiliki strategi khusus dalam menghadapi semuanya, sehingga persiapan
kita yang matang akan membuahkan hasil yang memuaskan yaitu sebuah keberhasilan
dan kesuksesan.
Nah, berikut ini Strategi jitu untuk menghadapi Ujian
Nasional, agar kita tidak tegang dan stress menghadapi Ujian Nasional (UN) yang
dalam benak kita terbayang laksana menghadapi monsters yang menakutkan:
1.
Lakukanlah proses belajar secara continue,
karena cara yang dikenal dengan SKS alias Sistem Kebut Semalam sudah Jadul. Tentu
tidak mau juga usaha kita selama 3 tahun ini dibalasi hanya dengan nilai yang
mengecewakan, atau bahkan mampu memupuskan harapan kita dalam menggapai masa
depan. Tidak mau bukan…? Oleh karena itu, teruslah belajar, pantang menyerah…!
2.
Sebelum memulai proses belajar hendaklah kita
menenangkan diri dan membersihkan pikiran kita terlebih dahulu dari berbagai
permasalahan.
3.
Untuk sementara, jauhkan diri dari HP (handphone).
Karena bagi anak remaja itu sangat banyak pengaruhnya dan dapat mengganggu
konsentrasi belajar. Seperti untuk nelpon atau sms si dia,yang
menghabiskan waktu, hingga larut malam. Untuk sementara, bukan gak apa-apa kalau
bersabar dikit demi masa depan. “Kalau perlu putusin si dia”. Itu demi
kebaikanmu, pilihlah kata-kata yang elok yang bisa buat ia mengerti dengan kita.
Kita tentu tidak mau menyesal nantinya, kalau kita dinyatakan tidak lulus bukan…?
Ingat! penyesalan itu akan datang pada kemudian harinya.
4.
Gunakan cara yang cocok untuk kita dalam menenangkan
diri dan pikiran. Seperti : membaca Al-Qur’an secara rutin 2-5 halaman
perharinya atau lebih. Shalat tahajjud, puasa senin kamis, dan usahakanlah
melakukan shalat hajad. Shalat Hajad (permintaan), disanalah lebih baik untuk
kita untuk bermunajat kepada Allah. Lakukanlah shalat ini pada malam hari.
Setelah shalat dua rakaat, lalu sujudlah, baca istigfar 100 kali dalam sujud,
shalawat nabi, Al-Fatihah, ayat kursi dan bacaan lainnya, seperti tiga kul
alias surat Al-ikhlas, An-Nas, dan Al-Falaq. Semakin banyak kita membacanya,
tentu semakin baik. Setelah itu barulah ucapkan do’a atau permintaan kita,
dengan bahasa yang indah.
Usahakan shalat ini dilakukan selama 7 hari
berturut-turut sebelum UN dan 7 hari sesudahnya. Ingat keikhlasan menentukan
dikabulkannya do’a kita oleh Allah, Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
Karena Dialah satu-satunya tempat untuk kita menyembah dan meminta pertolongan.
Yakinlah….! Do’a kita insyaallah akan dikabulkan Allah. Karena Ia tidak pernah
menyia-nyiakan do’a hambaNya yang beriman dan taat padaNya.
5.
Bagi-bagilah waktu yang kita gunakan dalam belajar. Kalau
perlu kita buat daftar kegiatan yang akan kita lakukan pada hari ini.
Pemanfaatan waktu yang tidak efektif akan menimbulkan kerugian buat diri.
6.
Pilihlah waktu istirahat untuk mengendorkan urat-urat
saraf kita setelah lama digunakan untuk konsentrasi belajar.
7.
Jangan langsung melakukan aktivitas belajar setelah
selesai mengikuti ujian. Hendaknya istirahat terlebih dahulu beberapa saat,
sehingga hilang rasa sedih, kecewa, dan kesal karena tidak bisa menjawab
soal-soal tadi. Dengan demikian, kita akan terhindar dari kecemasan menghadapi
ujian selanjutnya. (Kuncinya jangan sampai kita terbebani dengan ujian tadi,
lupakan itu, biarkan ia berlalu, sekarang tatap kedepan untuk hari esok.
Karena, orang yang lemah itu adalah orang yang sibuk dengan apa-apa yang telah
terjadi, tanpa menjadikannya sebuah motivasi.
8.
Bila menemukan materi yang sulit dipelajari atau untuk
menghafalnya, maka bacalah materi itu sebelum tidur, Karena menurut penelitian,
materi yang kita baca tadi akan terurai ketika tidur. Mengingat otak orang yang
tidur itu lebih jernih daripada otak
orang yang terjaga. So, ketika bangun kembali kita bisa mendapatkan ide atau
jalan untuk menemukan solusi untuk pelajaran yang sulit tersebut.
9.
Jangan begadang, tidur yang cukup. Karena itu akan
membuat kita lemas dan ngantuk saat menghadapi ujian.
10.
Berangkatlah dengan perut berisi, maksudnya jangan
biarkan perut ini kosong saat berangkat sekolah, makanlah terlebih dahulu. Tapi
jangan terlalu kenyang, karena itu dapat membuat kita mengantuk.
11.
Hindari makanan berlemak, hindari minum kopi dan teh,
karena itu akan membuat kita cepat haus dan kekeringan saat ujian.
12.
Datanglah ketempat ujian 10 menit sebelum masuk. Karena kalau terlalu cepat obrolan
teman-teman dan hal-hal lainnya akan dapat mengganggu konsentrasi kita. Namun
jangan juga sampai telat, hal ini sangat berpengaruh pada psikologi atau
kondisi jiwa kita, baik konsentrasi, pikiran dan emosional, akan membuat kita
merasa cemas dan gelisah saat menjawab soal ujian.
13.
Jangan membahas pelajaran di sekolah menjelang ujian,
karena itu akan memecahkan konsentrasi kita dan menghilangkan apa yang telah kita
pelajari di rumah.
14.
Saat menerima kertas soal, ucapkanlah do’a, ”Bismillahi,
la haula wa la quwwata illa billahi al-aliyyul adziimi. Allahumma laa sahla
tawakkalnaa” (Dengan menyebut nama Allah, tidak ada daya dan kekuatan
melainkan dari Allah Yang Maha Tinggi dan Agung. Ya Allah, tidak ada kemudahan
kecuali Engkau yang buat mudah. Cukuplah Allah sebagai penolongku, hanya kepada
Allah kami bertawakkal.)
15.
Bagilah waktu untuk menjawab soal-soal ujian.
Berpandai-pandailah bermain dengan waktu saat ujian. Untuk itu usahakan bawa
jam tangan saat ujian.
16.
Mulailah dari menjawab soal-soal yang dianggap mudah.
Ini akan mendorong kita untuk rileks dan
percaya diri mengerjakan soal-soal berikutnya.
17.
Jangan pedulikan teman-teman kita saat ujian,
konsentrasikan pikiran kita pada kertas soal dan jawaban.
18.
Jangan cemas bila teman-teman sedang menulis
jawabannya, ketika kita masih berfikir.
19.
Jangan terganggu ketika melihat teman-teman sudah selesai duluan, karena belum tentu
mereka betul semua alias tidak ada yang salah. Jangan terpengaruh, mari kita gunakan
semua waktu itu dengan baik, dengan mengkoreksi jawaban kita.
20.
Jika kita kembali cemas, maka ulangilah do’a di atas, mari
kita pejamkan mata, ambil nafas, tahan untuk beberapa saat, lalu keluarkan
pelan-pelan.
Strategi atau langkah untuk menghadapi UN di atas
tentu saja sudah cukup akrap dalam telinga dan fikiran kita. Insya Allah dengan
strategi diatas kita dapat keluar dari ruang ujian dengan lapang dada, pikiran
tenang, dengan penuh rasa bangga dapat menjawab soal-soal dengan baik.
Selanjutnya bertawakkallah pada Allah, serahkah semua kepadaNya, tugas kita
sebagai manusia hanyalah berusaha…berdo’a…dan bertawakkal…, hasilnya urusan
Yang Maha Kuasa, semoga berhasil...!
Minggu, 13 Januari 2013
Biodata Pribadi
Nama lengkap : Wildan Rasyid
Tempat/tgl Lahir : Batusangkar, 20-12 -1992
Alamat : Jln. Dt.Bandaro Kuniang, Kubu Rajo,
Lima Kaum, Batusangkar, Sumbar
Sekolah : Faculty of Pharmacy, Andalas of University, in Padang
Jenis kelamin : Laki-laki
Gol darah : A
No.HP/Telp : (0752)7575221, 085274986692
Orang Tua ,
Ayah : Jauhari, BA
Ibu : Dahermaiti, BA
Pekerjaan
Ayah : PNS (Pemda Tanah Datar)
Ibu : PNS (Pemda Tanah Datar)
Riwayat Pendidikan :
- SD N 04 Kubu Rajo Lima Kaum
- SMP N 5 Batusangkar (Layanan keunggulan)Tanah Datar.
- SMA N 3 Batusangkar (Layanan keunggulan)Tanah Datar.
- Mahasiswa Faculty of Pharmacy UNAND Padang
- Peserta FLS2N Tk. Nasional Th 2010
- Juara I FLS2N Tk. Provinsi Sumatera Barat
- Peserta lomba Penulisan Cerita Remaja Islam (CERIS) tingkat Nasional .
- Juara I MTQ tingkat Mahasiswa se UNAND th.2012
- Juara I MTQ mahasiswa kesehata se-Kota Padang th. 2012
- Juara II MTQ mahasiswa se-UNAND dan Politeknik Padang th 2011.
- Juara I MTQ tk.SMA se Sumbar tahun 2010.
- Finalis LKTI tk. SMA Se-Sumatera
- Juara 1 MTQ Nasional tk. Kab.Tanah Datar.
- Juara 1 Karya Sastra penulisan Cerpen tk. Tanah Datar.
- Juara 1 MSQ tk SLTP se Sumbar
- Juara Harapan III MTQ Nasional tk.Prov. Sumbar di Pasaman.
Pengalaman :
- Jurnalist Pramuka Sumbar, pada Koran Media Pramuka Sumbar dan Koran Dinamika Pramuka.
- Pernah Mengikuti penulisan Cerpen tk.Nasional.
- Menulis Artikel di media koran-koran (Serambi Pos, Singgalang,Haluan, Sriwijayapost,Palembang,dll)
- Ketua Umum UKM PIKA Unand 2013-2014
- BEM Fakultas Farmasi UNAND th.2013....
- Ketua Anjangsana Farmasi UNAND 2012
- Ketua BBMK UKM PIKA th. 2012
- Ketua Divisi UKM PIKA th.2013
- Panitia Seminar Nasional "Perkembangan Terkini Sains dan Farmasi Klinik"
- Meraih reward Bupati Tanah Datar Study Banding Internasional Siswa dan Guru Berprestasi Tanah Datar. (Malaysia - Singapore)
- Anggota OSIS (koordinator SEKBID IMTAQ) T.P 2008-2009.
- Anggota OSIS (koordinator SEKBID Budaya dan Sastra) T.P 2009-2010 .
- Anggota TIM Pioner SMA N 3 Batusangkar th.2010.

Alamat E-Mail : wildan.rasyid@yahoo.co.id
wildanrasyidmosque.blogspot.com
Motto :“MeNgHarGAi WakTU AdaLah KuNci
KeberHaSiLanQ…!”

"Peran Pemuda dalam Dunia Farmasi"
Oleh : Wildan Rasyid
Mahasiswa
Fakultas Farmasi Universitas Andalas Padang
Dewasa ini, berbicara
mengenai pemuda, pemuda lebih dititik beratkan pada yang namanya mahasiswa, karena
kebanyakan dari pemuda berprofesi sebagai mahasiswa. Secara umum mahasiswa
merupakan salah satu bagian dalam masyarakat yang diberi kesempatan untuk
mengenyam pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, sehingga masyarakat
menganggap dan mengharapkan mahasiswa memiliki peran atau fungsi yang “lebih”
pula dalam bermasyarakat.
Keberadaan
pemuda sangatlah berpengaruh besar dalam segala aspeks dan bidang. Seperti halnya
peran pemuda untuk memperjuangkan kemerdekaan negara dan bangsa ini. Begitu
juga dalam dunia farmasi. Peran pemuda sangat diharapkan demi kemajuan
pelayanan kesehatan, terutama dalam bidang obat,makanan, minuman dan kosmetika.
Banyak slogan yang mengatakan “pemuda harapan bangsa”, “pemuda penerus bangsa”. Hal ini
mengindikasikan begitu pentingnya peran pemuda dalam kehidupan ini. Secara
umum, mahasiswa ialah kaum muda intelektual yang memiliki 3 peran strategis,
yaitu sebagai agen perubahan (agent of change), penyampai
kebenaran (social control), dan generasi penerus (iron stock).
Dalam dunia farmasi 3 peran ini sangat dibutuhkan, fungsi tersebut mengindikasikan bagaimana peran besar yang diemban khususnya mahasiswa farmasi untuk mewujudkan perubahan dalam profesi kefarmasian dan apoteker di bangsa ini. Sehingga Ide dan pemikiran cerdas, dan penelitian seorang mahasiswa mampu meningkatkan kinerja obat, untuk pelayanan kesehatan guna menuju masyarakat yang lebih sehat, merubah paradigma yang berkembang dalam suatu kelompok dan menjadikannya terarah sesuai perkembangan sains dan teknologi. Sikap kritis mahasiswa sering membuat sebuah perubahan besar dan terkadang mampu membuat para pemimpin yang tidak berkompeten menjadi gerah dan cemas. Dan satu hal yang menjadi kebanggaan seorang mahasiswa adalah semangat membara untuk melakukan sebuah perubahan, yang dikenal dengan agent of change (pembawa perubahan).
Dalam dunia farmasi 3 peran ini sangat dibutuhkan, fungsi tersebut mengindikasikan bagaimana peran besar yang diemban khususnya mahasiswa farmasi untuk mewujudkan perubahan dalam profesi kefarmasian dan apoteker di bangsa ini. Sehingga Ide dan pemikiran cerdas, dan penelitian seorang mahasiswa mampu meningkatkan kinerja obat, untuk pelayanan kesehatan guna menuju masyarakat yang lebih sehat, merubah paradigma yang berkembang dalam suatu kelompok dan menjadikannya terarah sesuai perkembangan sains dan teknologi. Sikap kritis mahasiswa sering membuat sebuah perubahan besar dan terkadang mampu membuat para pemimpin yang tidak berkompeten menjadi gerah dan cemas. Dan satu hal yang menjadi kebanggaan seorang mahasiswa adalah semangat membara untuk melakukan sebuah perubahan, yang dikenal dengan agent of change (pembawa perubahan).
Untuk
mencapai dunia farmasi yang maju dan berkualitas, yang mampu bersaing di kancah
dunia internasional, diperlukan lulusan yang memiliki kualitas dan kompetensi
tinggi ( Quality, integrity, dan profesionality), hal ini selaras dengan moto fakultas farmasi
Universitas Andalas. Tentunya didukung dengan kurikulum pendidikan yang berkopetensi, sehingga dapat bermanfaat
dalam kebutuhan dunia kerja, disanalah eksistensi pemuda terlihat, terutama
mahasiswa farmasi dibutuhkan. Hal ini mustahil akan terlaksana, dan
teraplikasikan jika para pemuda farmasi bersikap acuh tak acuh, lembek, dan
lemah dalam berjuang.
Salah
satu tugas besar pemuda farmasi sekarang ini adalah merubah paradigma tentang
kurikulum farmasi sekarang ini, dimana perguruan tinggi farmasi sekarang ini
kurang mampu merespon permintaan dunia kerja dalam menghasilkan sumber daya
manusia (SDM) yang diinginkan dan sesuai dengan kebutuhan di masyarakat. Salah
satu faktor penyebabnya ialah tidak adanya komunikasi yang berkelanjutan antara
penghasil dengan konsumen. Jika diibaratkan perguruan tinggi sebagai produsen,
dan rumah sakit, pabrik/industri (pemberi kerja) sebagai konsumennya.
Kebanyakan
perguruan tinggi farmasi berjalan dengan teori-teori yang notabene textbook tidak sejalan dengan realita
dunia kerja hari ini. Tak salah dalam sebuah tulisannya Berly Surya Dharma
mengatakan,”Miss-Link and Match” selalu
mewarnai hubungan antara keduanya (produsen dan konsumen). Disinilah tugas
generasi muda untuk merubah teori-teori farmasi yang selama ini dianggap
sebagai dunia maya, sedangkan yang dibutuhkan itu adalah realita di dunia
kerja.
Pemuda
farmasi sebagai social control (penyampai
kebenaran), ini sangat erat kaitannya bagaimana pemuda mampu menjelaskan kepada
pasien tentang penyakit, mengenai obat yang diberikan, sehingga pasien merasa
puas dengan pelayanan yang diberikan, dan mendapatkan penjelasan tentang
penyakit yang dideritanya. Hal ini sehubungan dengan fungsi farmasi di bidang
klinis, sesuai dengan keberadaan seorang farmasis sebagai patient oriented, bukan drug
oriente.
Selanjutnya
pemuda farmasi sebagai iron stock (penerus). Sejak zaman dahulu baik sebelum,
maupun sesudah hipocrates memperkenalkan farmasi, sudah banyak penemu-penemu
obat di jagat raya ini, tak terhitung lagi senyawa aktif, yang dapat
dimanfaatkan sebagai obat yang telah ditemukan oleh para peneliti/pakar obat.
Sampai sekarang pun masih banyak obat-obat baru yang ditemukan. Semakin maju
peradapan, maka penyakit manusia juga semakin maju, baik itu yang disebabkan
oleh bakteri,virus,jamur, ataupun organisme lainnya. Arti kata obat yang digunakan
juga harus obat yang maju, oleh karena itu haruslah ada peneliti-peneliti muda,
yang harus mampu menghasilkan obat-obat yang berkualitas tinggi dan efisien
tinggi. Pemuda intelektual, berkualitas, dan berkompetensi tinggi sangat
dibutuhkan demi kemajuan obat (farmasi), untuk membantu mengobati berbagai
macam penyakit yang di derita masyarakat.
Dalam
dunia penelitian, baru-baru ini juga ditemukan Urine sebagai pengganti Bahan
Bakar yang dapat menghasilkan listrik, sangat mengejutkan penemunya adalah dua orang
pemuda dari Malang. Penemuan ini juga mengejutkan dunia, pada bulan April 2012
dalam ajang lomba teknologi International Young Inventors Project Olympiade (IYIPO)
di Tbilisi, Georgia. Mereka menjadi duta Indonesia untuk berkompetisi dengan 40
negara yang terdiri dari 101 peserta, alhasil mereka berhasil memperoleh medali
emas. Prestasi yang sangat membanggakan.
Penemuan-penemuan
baru inilah yang diharapkan dapat tumbuh dan berkembang dalam diri
pemuda,khususnya mahasiswa farmasi. Kinilah saatnya yang muda berbuat,
bertindak dan menunjukkan inovasi-inovasi baru, dengan penemuan-penemuan
baru,khususnya di dunia kita farmasi. Maju terus pemuda…! Jadilah pemuda
famasis yang menjadi tuntunan di masyarakat, bukan hanya menjadi tontonan
belaka.
Salam Mahasiswa…!
"Manjadda Wajadda"
Sebagai Guru SMA Berprestasi Nasional 2012, penerima penghargaan presiden RI
Oleh : Wildan Rasyid
Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Andalas Padang
Foto penulis dengan Drs.Marjohan,M.Pd, saat bertamu di rumah penulis
di Parting, Batusangkar, Sumbar.
Tak
ada yang menyangka, dan tak ada yang mengira bapak Marjohan, guru SMA Negeri 3
Batusangkar, (program layanan keunggulan Tanah Datar) ini keluar sebagai
pemenang 1 guru berprestasi nasional, dalam rangka pemilihan Pendidik dan
Tenaga Kependidikan (PTK) Berprestasi 2012 yang diselenggarakan oleh
Kemendikbud. Bahkan bapak Marjohan sendiri sedikit ragu dengan apa yang telah
beliau raih, seperti sebuah mimpi. Namun itu memang benar keberhasilan beliau
telah membawa harum nama baik guru Sumatera Barat, terutama SMA Negeri 3
Batusangkar (program layanan keunggulan Tanah Datar), yang dikepalai oleh bapak
Drs.H Rosfairil, MM.
Setiap orang pasti bertanya-tanya kok bisa sih ???
Manjadda Wajadda. Itu jawabannya.
Siapa yang berusaha, pasti ia yang akan menuai hasilnya. Drs.Marjohan, M.Pd, bapak 2 anak ini lebih akrab disapa Mr.Joe atau Uncle joe. Beranjak dari keseharian beliau sebagai seorang guru bahasa inggris di SMA Negeri 3 Batusangkar, yang merupakan sekolah Unggulan Tanah Datar,Sumatera Barat. Murah senyum, suka menyapa, “say to hello”, itulah kebiasaannya pada semua orang yang ia temui. Bicara dengan lemah lembut, sopan dan santun, seakan hidup tanpa beban sedikitpun. Tidak pemarah dan tentunya menjadi motivator bagi pelajar, para kaum muda dimanapun beliau berada. Maka tak salah, banyak pemuda menjadikan beliau sebagai guru idola. Hal itulah yang sering dikatakan beliau dalam berbagai talkshow nya, bahwa seorang guru haruslah memberikan teladan, contoh yang baik kepada murid-muridnya, tidak hanya menyuruh atau melarang ini dan itu nya, tapi memberikan contoh dan teladan, sehingga dengan sendiri murid akan ikut melakukannya, tanpa disuruh, tanpa dihardik ataupun bentakan, yang seharusnya tidak boleh dilakukan oleh seorang guru. Maka seorang guru yang pintar akan mampu menghasilkan anak yang pintar juga, karena kita telah menjadi idola bagi mereka.
Siapa yang berusaha, pasti ia yang akan menuai hasilnya. Drs.Marjohan, M.Pd, bapak 2 anak ini lebih akrab disapa Mr.Joe atau Uncle joe. Beranjak dari keseharian beliau sebagai seorang guru bahasa inggris di SMA Negeri 3 Batusangkar, yang merupakan sekolah Unggulan Tanah Datar,Sumatera Barat. Murah senyum, suka menyapa, “say to hello”, itulah kebiasaannya pada semua orang yang ia temui. Bicara dengan lemah lembut, sopan dan santun, seakan hidup tanpa beban sedikitpun. Tidak pemarah dan tentunya menjadi motivator bagi pelajar, para kaum muda dimanapun beliau berada. Maka tak salah, banyak pemuda menjadikan beliau sebagai guru idola. Hal itulah yang sering dikatakan beliau dalam berbagai talkshow nya, bahwa seorang guru haruslah memberikan teladan, contoh yang baik kepada murid-muridnya, tidak hanya menyuruh atau melarang ini dan itu nya, tapi memberikan contoh dan teladan, sehingga dengan sendiri murid akan ikut melakukannya, tanpa disuruh, tanpa dihardik ataupun bentakan, yang seharusnya tidak boleh dilakukan oleh seorang guru. Maka seorang guru yang pintar akan mampu menghasilkan anak yang pintar juga, karena kita telah menjadi idola bagi mereka.
Pada
dasarnya kita diberikan waktu yang sama dalam sehari, 24 jam. Namun kenapa
diantara kita ada yang berhasil, ada yang tidak berhasil? Perbedaan itu ada disebabkan oleh adanya
perbedaan dalam pemanfaatan waktu tersebut. Ada orang yang dalam sehari itu
hanya banyak tidur saja, ada lagi yang menggunakan waktu-waktunya hanya untuk
nongkrong di kedai, melamun, mimpi disiang bolong kata orang, ataupun waktunya hanya habis untuk permainan/games, tanpa bisa memenej waktunya
dengan baik dengan hal-hal yang bermanfaat dan mengandung pelajaran (edukasi).
Tentu saja orang –orang yang mampu memenej waktu dengan baik,menggunakan
waktunya untuk menggali potensi, minat dan bakat dirinya, pendek kata
menggunakan waktu untuk hal-hal yang bermanfaat, tentu mereka itulah
orang-orang yang beruntung, sesuai dengan Al-Qur’an (Al-‘ashr ayat 1-3)
Menghargai
waktu, itulah kunci kesuksesan Mr.Joe dalam segala bidang kehidupannya. Dalam
suatu pertemuan Mr.Joe mengungkapkan tidak banyak persiapan yang dilakukannya
untuk mengikuti perlombaan guru berprestasi nasional, karena ide untuk
mengikuti perlombaan ini saja bukan datang dari keinginannya, tapi dari bapak
kepala sekolah Rosfairil, yang lebih dikenal dengan sebutan Abang. Bisa
dibilangnya iseng-iseng. Namun dengan quality,integrity,
competence, and capasity yang beliau miliki mampu mengantarkannya
menjadi juara 1 guru berprestasi nasional 2012. Dahsyat…
Semua ini didukung
oleh kemampuan berganda yang beliau
miliki, dengan menguasai 3 bahasa asing, bahasa inggris, bahasa Prancis, dan
bahasa arab. Selain itu beliau juga seorang penulis, yang buku-bukunya sudah
beredar di seluruh indonesia, bahkan
tulisan beliau juga sudah go to
internasional (Prancis dan Australia). Maka tak heran lagi jika beliau dinobati
sebagai Guru Berprestasi Nasional.
Berasal
dari daerah terpencil bukan suatu halangan untuk maju dan berkembang, hal ini
dibuktikan oleh Mr.Joe . Sebagai seorang guru teladan, beliau berprinsip, “Jika
saya bisa berhasil, orang-orang disekeliling saya juga harus berhasil”,
sehingga perannya di sekolah dan di sekitar tempat tinggal, layaknya seorang
motivator, seorang inspirator desa yang berdedikasi. Sebagai seorang motivator
Mr. Joe tidak pernah membeda-bedakan orang tak peduli apapun itu bidang dan
profesinya, baik itu guru, dokter, farmasis, pengusaha, penulis, maupun
pedagang, dimana ada usaha dan keyakinan, pasti ada jalan menuju kesuksesan.
Prinsip inilah yang dipegang oleh Mr. Joe, sehingga ia mampu menerima segala
keadaan, dan mampu menjadi idola bagi orang-orang dekatnya, terutama para kaula
muda.
Membaca
dan menulis adalah kebiasaannya sejak kecil. Ibarat sebuah teknologi manusia,
membaca adalah inputnya, otak dan hati sebagai prosesornya, dan menulis adalah
sebagai output. Walaupun kita sering membaca, tapi tidak pernah menuliskannya,
maka sama saja halnya kita makan dan minum tanpa pernah mengekskresikannya,
tentu itu akan berbuah suatu penyakit bagi kita. Maka beliau menyeimbangkan
antara input dan output dengan “Membaca dan Menulis”
“Merdekakanlah diri
dengan Membaca dan Menulis” sebuah pesan dari ibu Fauziah Fauzan (pimpinan
Diniyah Putri Padangpanjang).
Seseorang
yang memiliki rasa percaya diri yang mantap, maka ia akan bisa menghadapi semua
tantangan yang ada di depan mata. Mungkin kita sering menemukan orang –orang
pintar pada masa sekolahnya, tapi malahan ia tidak berhasil, iya kan…? Salah
satu penyebabnya adalah sikap yang mudah stress
dari mereka, takut kalau tidak lulus, takut kalau tidak diterima saat
melamar pekerjaan, takut kalah saing, dan banyak kata-kata TAKUT lainnya yang
menghantui mereka, sehingga mereka takut untuk mencoba. Alhasil tentu adalah
sebuah kegagalan, sehingga tak jarang
mereka stress dan bahkan ada yang
jadi gila, nauzubillahiminzaliq…!
Sebagai kepala rumah
tangga, Mr. Joe tidak malu untuk bangun lebih awal dari istri, untuk melakukan
pekerjaan rumah tangga. Bahkan tak jarang beliau mencuci pakaian, dan memasak
untuk anak istrinya. Menurutnya istri adalah friend, sahabat untuk saling membantu,saling berbagi satu sama
lainnya. So sweet…! Tidak terlepas
anak beliau, bak kata pepatah, anak dipangku kamanakan dibimbing, urang
kampuang dipatenggangkan. Lagi-lagi memberi contoh dan teladan menjadi cara
jitu Mr.Joe untuk mendidik anak-anak. Sambil membaca/menulis ataupun bekerja
beliau juga mengawasi anaknya belajar. sehingga sering kali beliau mengerjakan
banyak pekerjaan dalam satu waktu. Bagi beliau lebih baik kita mengerjakan tiga
pekerjaan dalam satu waktu, daripada satu pekerjaan dalam tiga waktu. Dengan
demikian berarti kita sudah bergerak 3x lebih maju daripada orang. “Jika kita ingin menjadi orang yang luar
biasa, kenapa harus melakukan hal yang biasa? Iya bukan?” Begitu cara berpikir,
dan keseharian yang beliau tekuni setiap harinya, maka tak heran jika kebiasaan
itu mengantarkan beliau menjadi guru berprestasi nasional.
“Say NO To GALAU”
Oleh : Wildan Rasyid
Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Andalas Padang
Taukah kita ! Kenapa banyak orang larut dalam kesedihannya...??? Hingga sulit utk bangkit, dan mengibarkan bendera kebahagiaan...???
Istilah gaul sekarang ini "galau" yah...
banyak orang yg galau dewasa ini, ditengah zaman yang semakin edan. beratnya problema yang lagi dihadapi, kerasnya tantangan hidup, tingginya persaingan hidup. Tak jarang membuat orang menjadi patah asa, putus harapan, stress, galau tingkat tinggi, dll. Namun itu semua dapat kita atasi....!
Apalah arti air jika tidak melepas dahaga...
Apalah arti obat jika tidak menyembuhkan...
Apalah arti hidup jika tidak membahagiakan...
Apalah arti sedih kalau kita bisa bahagia...
pertanyaannya apakah kita ingin bahagia... TENTU, bukan....? tpi masalahnya adalah, How ??? bagaimana caranya...
Smart Solution :
1. Bersyukur...! terkadang kita jarang mensyukuri apa yang ada, namun apa yang tiada sering untuk kita risaukan...! itu masalahnya... jdi selalulah bersyukur... caranya???
Nabi berpesan : "Utk urusan akhirat lihatlah ke atas, namun utk urusan dunia lihatlah ke bawah" (terjemahkan) maka dg itu kita tak akan merasa iri, dengki, dan gelisah lagi dg nikmat Allah atas orang lain
2. Gunakan teknik canggih yang namanya "Anchoring" maksudnya gmn sih...?
begini nih... coba jawab pertanyaanku dulu ya...
Kalo kita sedih or lagi galau tuh, yang kita ingat itu apa...???
kebanyakan remaja menjawab , "Kalau dalam sedih dan galau itu saya sering mengingat peristiwa sedih lain yang pernah saya alami, sehingga saya merasa tak ada orang yang peduli dengan saya,bahkan saya merasa menjadi orang termalang di dunia" iya atau iya...? (iya kan...???)
Maka hal ini harus ditolak dengan teknik "Anchoring", yaitu mengingat hal-hal bahagia saat dimana kita menjadi orang yang sangat berharga dan dihargai, seolah-olah kita adalah makhluk yang paling beruntung di dunia....! maka InsyaAllah stamina bahagia akan kita dapatkan, dan kita akan kebal dengan yang namanya "Internal Teroris"... Karena kita sudah dapatkan "Antibodi Super power" Selamat mencoba... mudah-mudahan bermanfaat....!
salam sahabat (Pujangga Kecil --> WIRAS)
MAri teriakkan,,,,
"Say No to Galau !!! "




